Be Healthy & Beautiful with Us

021-83787082 | 0811-163631 | info@klinikvikrist.com

Lilis Christine Lesmana’ Urusannya menyuburkan Rambut dan Payudara

Lilis Christine Lesmana’ Urusannya menyuburkan Rambut dan Payudara

Setiap orang ingin melakukan perawatan kecantikan terhadap bagian-bagian tubuh yang dirasakan kurang sempurna. Berkaitan dengan itu, Lilis Christine Lesmana membantu mengatasi keluhan seputar kerontokan rambu, kegemukan, dan mengencangkan payudara dengan teknik akupunktur kecantikan.

Kecantikan adalah gabungan gejala psikologi dan fisiologi. Sebab, kecantikan merupakan perpaduan antara sikap, penampilan, wajah, dan kepala. Wanita maupun pria pada dasarnya ingin tampak langsing dan awet muda. Salah satu upaya untuk mewujudkan keinginan itu adalah melalui akupunktur kecantikan.

Akupunktur kecantikan merupakan suatu pengobatan dan perawatan kecantikan yang aman, hasilnya memuaskan, ekonomis, tanpa efek samping. Metode akupunktur kecantikan didasarkan pada pengobatan modern, fisiologi, dan patologi kulit.

Metode itu lalu dikombinasikan dengan pengobatan tradisional berdasarkan meridian, titik akupunktur, organ Cang – Fu, dan pengetahuan tentang perawatan. Demikian Lilis Christine Lesmana menjelaskan arti akupunktur kecantikan.

Menurut sejarah pengobatan tradisional Cina, dalam 2000 tahun belakangan ini masalah kecantikan menjadi perhatian dan dibagi dalam beberapa jenis. Misalnya di dalam Huang Di Nei Jing, salah satu ilmu kuno di daratan Cina, jerawat didiagnosis sebagai jerawat angin paru dan sudah ada cara pengobatannya. “Berarti sejak 2000 tahun lalu, dalam pengobatan tradisional, telah ada pembagian jenis untuk akupunktur kecantikan,” kata Lilis.

Kasus Kebotakan
Rambut lebih dari sekadar mahkota. Penampilan seseorang saat pertama kali dilihat selain wajah adalah rambut. Usaha untuk merawat dan memberi sentuhan maksimal pada setiap helai rambut adalah mutlak bagi mereka yang mengutamakan penampilan.

Namun, seiring bertambahnya usia, sistem kerja tubuh menurun dan berpengaruh pada rambut. Menurut Lilis, akupunktur kecantikan memberikan hasil optimal bagi persoalan mahkota kepala itu.

Menurutnya, kebotakan kepala bisa disebabkan oleh beberapa faktor, sebut saja karena keturunan atau akibat jamur di kepala. Langkah terapi pada setiap faktor sedikit berbeda.

Mengencangkan Payudara
Selain urusan rambut, Lilis juga menerima keluhan seputar penampilan. Misalnya masalah obesitas, kantong mata, jerawat, keriput, dan flek. “Untuk urusan obesitas misalnya, saya tak sekadar menurunkan berat badan, melainkan membentuk tubuh. Misalnya, tangan yang besar bisa menjadi lebih ideal,” ungkapnya.

Banyak pasien yang datang padanya karena ingin mengencangkan, mengecilkan, atau membesarkan payudara. Kepada mereka yang ingin membesarkan payudara, ia selalu memberikan edukasi terlebih dahulu. Sebab, menurutnya, kasus ini berhubungan dengan emosi si pasien.

Maksudnya, suatu ketika ukuran payudara yang diinginkan sudah sesuai dengan permintaan. Namun, terkadang karena emosi yang labil, pasien merasa payudaranya menjadi lebih kecil atau sebaliknya.

“Sejauh pengalaman saya, setelah ditelusuri lebih lanjut, pasien yang merasa ukuran payudaranya berubah itu karena mempunyai masalah di keluarganya. Padahal, ukurannya masih tetap sama dengan ketika diterapi dulu,” katanya.

‘Siti M’ Bentuk Perut dan Payudaraku Kembali Ideal

Sering capek dan pusing kerap dialami Siti M (33 tahun). Gangguan ini dimulai setelah ia melahirkan anak pertama di tahun 2002. Setelah mempunyai anak, Siti merasa berat badan dan bentuk payudaranya tidaklah ideal. Belum lagi gangguan susah buang air besar dan bercak putih di sekitar wajah. Beruntung, setelah mencoba akupunktur kecantikan yang ditawarkan Lilis Christine Lesmana, segala keluhan berakhir sudah.

Secara khusus, sebenarnnya saya tak mempunyai gangguan kesehatan berat. Namun di tahun 2002, setelah melahirkan anak pertama, saya merasa berat badan makin bertambah.

Awalnya sih saya tak menggubris bertambahnya berat badan karena saat itu masih menyusui. Lagi pula dokter menganjurkan saya untuk rakus pada makanan. Karena itu, bermacam-macam makanan saya tetap bisa saya nikmati. Segala jenis sayur dan buah pun habis saya lahap. Belum lagi, tambahan susu bubuk setiap harinya. Akibatnya, timbangan badan waktu itu mencapai 68 kg, padahal tinggi Cuma 155 cm.

Lambat laun, saya mengalami gangguan dalam beraktivitas. Saya jadi sering capek dan mudah pusing. Pikir saya, barangkali gangguan ini akibat kurang istirahat karena terus terjaga di malam hari. Alhasil setiap kali pulang kantor, saya kerap melakukan pijat badan di dekat rumah. Belum lagi keluhan capek dan pusing sirna, saya juga susah buang air besar dan pipi semakin bulat. Saking bulatnya pipi, ketika difoto, wajah saya tampak seperti bola.

Semula Pilih Pijat Beberapa pengobatan alternatif saya coba pelajari, tetapi belum satu pun saya datangi. Termasuk pengobatan yang dilakukan Lilis, berupa metode akupunktur kecantikan.

Saya sebenarnya sudah setahun lalu kenal Lilis. Namun, saya mempunyai keraguan pada pengobatan akupunktur. Saya sempat berpikir bahwa jarum yang digunakan tidak diganti-ganti dari satu orang ke orang lainnya. Pikiran demikian membuat saya takut terinfeksi virus HIV/AIDS.

Akhirnya, sekitar bulan November tahun lalu, atas saran teman di kantor, saya coba mendatangi tempat praktek Lilis yang letaknya berseberangan dengan tempat saya bekerja. Setelah merasa mantap dan saking ingin menurunkan berat badan, pagi hari, sebelum tempat praktik Lilis dibuka, saya sudah menungguinya.

Setelah mendapat informasi cukup, keesokan harinya saya datang lagi ke tempat praktiknya. Awal terapi, saya hanya ingin berat badan ini turun. Waktu itu daerah yang ditusuk dengan jarum adalah di daerah kaki dan telinga. Pengerjaannya sendiri selama 20 menit.

Hebatnya, pada pertemuan kelima, saya sudah merasakan perbedaan pada bentuk tubuh.

Buang Air pun Lancar
Selesai terapi berat badan, saya menjalani terapi mengencangkan payudara.

Lagi-lagi kesenangan saya rasakan. Pada pertemuan ketujuh pada terapi ini, payudara sudah terbentuk seperti yang saya inginkan. Kini, untuk terapi payudara, saya tinggal menyisakan sekali pertemuan lagi.

Secara khusus saya memang hanya menjalani terapi penurunan berat badan dan mengencangkan payudara. Namun, secara otomatis saya mendapat terapi untuk mengobati keluhan susah buang air besar.

Hingga kini segala keluhan capek dan pusing-pusing tak lagi saya rasakan. Bercak putih di wajah kini juga sudah mulai kelihatan samar dengan warna kulit. Senangnya lagi, saya sudah bisa buang air besar dengan lancar.

Sumber: Senior/ No. 260/ 9 – 15 Juli 2004/ Hal -18-19/ www.seniornews.co.id